Domba Suffolk

Domba Suffolk secara fisik jika dibandingkan dengan Domba lain sangat mudah dibedakan dari wajah hitam dan kaki hitam. jantan bisa lebih dari 100 kg, keberadaan pertama kali di Indonesia tahun 1975 lewat Australia. Domba suffolk biasanya digunakan untuk persilangan dengan Domba Garut untuk memperoleh hasil maksimal dari Berat daging dan tanduk.
Secara kasar jika disandingkan dengan merino domba suffolk ini di Indonesia beda tipis karena sama-sama sudah mengalami persilangan dengan Domba lokal, cuma bisa dibedakan dari dari warna muka, warna kaki dan bulu yang lebih halus daripada merino. Peredarannya di Jawa / Indonesia domba suffolk ini cenderung bermuka hitam belang.
Secara keseluruhan kehadiran Domba Merino, Suffolk sangat menguntungkan peternak kita, dari persilangan Domba-domba ini bisa didapatkan jenis domba yang berbobot berat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s